Respons Aduan Lutfi Agizal, Komnas MENYERANG Minta Hentikan Bicara Anjay

Respons Aduan Lutfi Agizal, Komnas MENYERANG Minta Hentikan Bicara Anjay

–>

Suara. com – Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) telah memberikan respons atas perlombaan Lutfi Agizal mengenai penggunaan prawacana “anjay” di kalangan anak-anak.

Arist Mandiri Sirait, Ketua Umum Komnas Pelestarian Anak mengeluarkan surat edaran dalam Sabtu (29/8/2020) yang berisi imbauan kepada anak-anak agar tidak sedang melontarkan kata anjay.

“Hentikan sekarang juga menggunakan kata ‘anjay’, ” ujar Arist Merdeka Sirait kepada Suara. com.

Pertimbangan untuk tak lagi menggunakan kata-kata tersebut kausa ada dua makna yang silih bertolak belakang saat seseorang mengucapkan kata tersebut.

Aktor Lutfi Agizal berpose saat ditemui dalam Kawasan Tendean, Jakart Selatan, Senin (24/8). [Suara.com/Alfian Winanto]

“Kalau (bermakna) penghargaan salut dan tidak mengandung bagian merugikan orang ya tidak apa-apa. Tapi ada kecenderungan dipakai, & akhirnya ada orang yang ngerasa dirugikan (karena dianggap umpatan), ” papar Arist.

“Jadi, karena ada perut makna itu, saran  Komnas Perlindungan Anak dihentikan saja dan tidak ada untungnya. Tidak bermanfaat, ” imbuhnya.

Dalam surat edaran yang diterima, KPAI juga mempertimbangkan kekhawatiran orangtua terhadap anak-anaknya yang mengucapkan kata  “anjay”. Terlebih kini, kata tersebut tengah viral di media baik.

Sejauh tersebut belum ada sanksi yang diberlakukan apabila masih ada anak yang menggunakan kata “anjay” tersebut. Namun, apabila seseorang yang dipanggil secara kata tersebut dan merasa kecil hati, maka hal ini telah masuk ranah hukum.

“Siapapun yang mengabulkan tindak kekerasan baik itu seksi, verbal dan psikis, dan unsurnya terpenuhi, baik anak-anak maupun lansia, ada pidana hukumnya, ” sirih Arist Merdeka Sirait menegaskan.

Untuk tersebut, daripada menimbulkan rasa sakit berkorban pada seseorang atau menjurus pada makna negatif, Arist Merdeka Sirait sekali lagi meminta agar tak lagi menggunakan kata anjay.